Sehat dengan Berjalan Kaki

Olahraga merupakan salah satu kunci kebugaran tubuh kita, namun kesibukan yang menyita waktu terkadang membuat kita tidak sempat untuk melakukan hal yang penting ini. Jika Anda merasa waktu untuk berolah raga sangat terbatas dan media juga menjadi penghalang untuk berolahraga, mungkin berjalan kaki dapat menjadi solusi atas masalah Anda ini.

Tahukah Anda manfaat dari berjalan kaki setiap hari? Pada umumnya, jalan kaki sering dikaitkan dengan salah satu cara diet yang alami. Hal ini dikarenakan saat berjalan, tubuh mengalami pembakaran lemak dan dapat mengurangi kalori yang berlebihan pada tubuh. Namun lebih dari itu, berjalan kaki tidak hanya bermanfaat untuk melangsingkan tubuh saja. Berikut ini, beberapa manfaat dari jalan kaki setiap hari. Selamat menyimak :)
1. Dapat meningkatkan kemampuan otak
Penelitian membuktikan bahwa dengan berjalan kaki setiap hari selama 45 menit, dapat membuat otak lebih tajamĀ  dan dapat meningkatkan kewaspadaan.

2. Mencegah resiko serangan jantung.
Jalan kaki ternyata dapat melancarkan aliran darah menuju ke jantung, sehingga dapat menekan resiko serangan jantung pada diri kita. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa jantung membutuhkan aliran darah yang lancar untuk membuat badan terasa bugar dan untuk mengoptimalkan kerja jantung dalam proses memompa. Selain itu, berjalan kaki juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah penggumpalan dan penyumbatan pembuluh darah. Menstabilkan kolesterol juga dapat Anda peroleh dengan berjalan kaki setiap hari, hal ini dikarenakan kolesterol baik (HDL) akan menyerap kolesterol jahat (LDL) yang mungkin tidak Anda dapatkan dari berbagai macam obat-obatan.

3. Menstabilkan berat badan.
Jalan kaki dapat bermanfaat untuk meningkatkan laju metabolisme dalam tubuh dan membakar kalori, sehingga dapat menekan kemungkinan adanya kenaikan berat badan.

4. Mencegah Diabetes.
Penelitian membuktikan bahwa dengan berjalan kaki 6km/jam dengan waktu kurang lebih 50menit, dapat mencegah terjadinya diabetes. Bahkan Anda dapat mengganti obat diabetes dengan berjalan kaki rutin setiap hari, Karena dengan berjalan kaki/ brisk walking, kadar gula dalam tubuh dapat stabil.

5. Mencegah Osteoporosis.
Gerakan saat berjalan kaki dapat memperkokoh otot-otot badan dan tulang. Selain itu, Dalam melancarkan metabolisme kalsium dalam tubuh, sinar matahari pagi dan gerak badan juga sangat diperlukan. Sehingga untuk mencegah dan memperlambat osteoporosis, tubuh tidak hanya memerlukan kalsium dan vitamin D saja, namun juga gerak badan minimal 15 menit yang dapat Anda dapatkan dengan berjalan kaki. Mereka uang biasa melakukan gerak badan sejak muda dan mengonsumsi cukup kalsium, diperkirakan sampai usia 70tahun dapat terbebas dari ancaman pengeroposan tulang/ osteoporosis.

6. Meredakan Depresi.
Kegiatan berjalan kaki dapat menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin oleh para pasien dengan status depresi. Menurut studi, seorang pasien depresi dapat sembuh dari penyakitnya setelah berjalan kaki rutin yang telah ia lakukan selama lebih dari 10 tahun.

7. Membantu memperbaiki postur tubuh.
Hal ini dikarenakan, berjalana kaki dapat membantu memperkuat kaki dan tubuh bagian bawah serta membuat sendi lebih fleksibel.

8. Mencegah Kanker Usus Besar (Colorectal Carcinoma)
Ketika berjalan kaki, tubuh yang bergerak dan melancarkan peristaltik usus. Sehingga dapat melancarkan buang air besar. Kanker usus diakibatkan oleh tertahannya tinja di saluran pencernaan dalam waktu yang lebih lama. Studi lain juga menyebutkan, berjalan kaki secara rutin setiap hari juga dapat menurunkan resiko terkena kanker payudara.

9. Meredakan Encok pada Lutut.
Keluhan osteoarthiris/ encok lutut dapat diatasi dengan membiasakan berjalan kaki, namun jangan setiap hari/ berselang-seling. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan pada sendi memulihkan diri. Dan hal yang harus diperhatikan oleh pengidap penyakit ini adalah jangan salah memilih jenis sepatu olahraga.
Dengan bertambahnya usia, ruang pada sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis dan cairan ruang sendi pun kian berkurang. Sehingga keadaan sendi yang demikian, harus kita jaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban tubuh. Bantalan/sol sepatu olah raga yang kurang empuk, tidak dapat meredam goncangan (shock absorber). Hal ini dapat memperburuk kondisi sendi dan mengakibatkan serangan nyeri sendi. Jadi pilih sepatu yang bantalannya empuk dan dapat menyesuaikan anatomi kaki. Kebiasaan berjalan kaki tak beralas dapat memperburuk kondisi sendi tungkai dan kaki.

10. Mencegah Disfungsi Ereksi
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Medical Association menyebutkan, bahwa dengan membiasakan berjalan kaki minimal 3km setiap hari, dapat mengurangi resiko impotent pada pria.

photo

No comments yet

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.